Minggu, 11 Oktober 2015

Josephine V.W.

Nama: Josephine Valencia Wongso   
NIM: 00000008545
Pertemuan I

1. Apakah hal-hal penting (konsep, pemikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?
  Dalam pertemuan ini, saya belajar bahwa seorang mahasiswa harus bepikir kritis. Berpikir kritis artinya harus mengamati keadaan, tidak tahan untuk terus berada di zona nyaman dan terus bertanya-tanya tentang suatu keadaan.  Saya sebagai mahasiswa harus berpikiran kritis karena orang yang tidak kritis tidak punya pendirian dan mengikuti arus orang lain. Berpikir kritis artinya terus-menerus bertanya “why?”, “how?”,”how can that be?”,dll.

   Dalam pertemuan pertama ini juga diulas tentang level of learning yang dicetus oleh Bloom. Piramida Level of Learning ini terbagi menjadi 6 bagian, dimulai dari yang paling dasar, remembering, understanding, applying, analyzing, evaluating sampai yang paling atas yaitu creating. Dalam video yang ditonton di awal kelas berlangsung, dijelaskan bahwa saat masih SMA, pelajar hanya masuk sebatas di tahap remembering, yaitu menerima mentah-mentah informasi dari guru-guru dan mengingatnya ketika ujian sedang berlangsung. Namun sebagai mahasiswa, saya tidak hanya harus remember apa yang saya pelajari tapi juga untuk mengerti apa yang sedang dibahas.  Dalam tahap applying juga diajarkan bahwa ilmu-ilmu yang didapat ketika pembelajaran harus diterapkan untuk memecahkan masalah-masalah di situasi tertentu.  Di tahap analyzing, informasi dipecah-pecahkan  untuk mengetahui sebab akibat. Dalam tahap evaluating, ide yang diterima harus dipresentasikan dan diberikan fakta-fakta untuk mendukung ide-ide tersebut. Biasanya di tahap ini, sering kali ditanyakan pertanyaan dengan awalan “why?”. Barulah pada tahap ‘creating’, ide-ide baru dapat dibuat dan diterapkan dalam kehidupan nyata untuk memecahkan masalah-masalah di kehidupan sehari-hari dan dapat digunakan di kehidupan masyarakat sosial.

2. Apakah hal-hal penting dan menarik bagi Anda sebagai mahasiswa dan mengapa?

  Sebagai mahasiswa, saya sadar bahwa saya harus lebih aktif lagi di kelas dan lebih berani
menyuarakan pendapat saya.  Seperti yang telah Bapak Suhendra katakana bahwa beliau
memberikan nilai berdasarkan keaktifan mahasiwa selama dikelas, saya mau lebih aktif di kelas karena dengan begitu, ilmu yang saya dapatkan juga akan menambah.

  Hal menarik lain yang saya sadari di hari pertama menjadi seorang mahasiswa adalah bahwa
kompetisi di perkuliahan sangatlah kental terasa. Teman-teman saya berani menyuarakan
pendapat mereka satu persatu dan merangkai ucapan mereka dengan teroganisir sementara
saya hanya duduk di bangku, terdiam dan mendengarkan mereka. Saya tidak mau terus
menerus seperti itu karena hal itu sangat mengintimidasi kepercayaan diri saya. Saya sadar ini
adalah kampus dan bukan sekolah, mental kedewasaan saya sangat diasah disini dan saya juga harus menjadi lebih mandiri, termasuk dalam hal berinteraksi di kelas. Saya harus mengalahkan rasa malu saya dan berpartisipasi lebih dalam diskusi.

   Hal penting lainnya adalah sebagai mahasiswa, saya dituntut bukan hanya untuk menjadi
kreatif, tapi juga menjadi kritis terhadap apa yang terjadi di lingkungan saya . Saya tidak mau
menjadi apatis, menjadi seorang individu yang bersikap acuh tak acuh dengan apa yang terjadi di sekitar saya. Saya mau menjadi lebih peka karena status saya sekarang adalah sebagai seorang mahasiswa, bukan lagi seorang siswa.

  Seperti yang diajarkan pada awal pertemuan tadi, cara belajar di perguruan tinggi dengan di
sekolah juga berbeda. Di sekolah, saya tidak mengerti materinya pun tak apa asal saya
menghafal saja isi bukunya, saya pasti mendapatkan nilai yang bagus. Tapi di perguruan tinggi, saya harus mengerti materi yang diberikan oleh para dosen karena Ilmu Komunikasi bukan lagi tentang menghafal buku cetak di luar kepala tetapi untuk mengerti setiap permasalah persoalan yang diberikan, termasuk berhasil dalam menganalisa apa yang sedang terjadi di lingkungan sekitar saya dan mengolah informasi yang saya dapatkan menjadi sebuah fakta yang bisa dipresentasikan kepada masyarakat.

Pertemuan II

1. Apakah hal-hal penting (konsep, pemikiran,pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?

  Pada awal pertemuan ini, semua mahasiswa harus membuat kelompoknya masing-masing.
Setelah membentuk kelompok, kami pun dihadapkan oleh sebuah case study. Case study ini
bercerita tentang seorang sekuriti yang terlalu percaya kepada seorang paranormal yang
mengatakan bahwa ada bom di dalam pesawat, sehingga meyebabkan pesawat tidak jadi
terbang dan perusahaan pesawat tersebut mengalami kerugian besar. Sekuriti ini pun dipanggil oleh atasannya dan atasannya berfikir untuk memcecat sekuriti tersebut sekaligus membawa si peramal ke jalur hukum.

   Pada pertemuan ini, saya diajari lagi untuk berpikir lebih kritis. Berpikir kritis bukan berarti
mengkritisasi semua hal. Namun, berpikir kritis adalah menimbang semua advantages dan
disadvantages yang mungkin berlaku setelah sebuah tindakkan dilakukan.

  Dalam pertemuan ini, semua kelompok diminta untuk mengevaluasi tindakkan sang sekuriti
dan atasannya dan berhak memilih untuk memihak kepada siapa: sekuriti, bos atau nil. Setelah diberikan waktu untuk berunding, mayoritas kelompok memilih untuk tidak memihak siapapun. Baik bos ataupun sekuriti sama-sama belum berpikir kritis akan tindakkan mereka. Diskusi yang berlangsung menghasilkan bahwa si bos berpikir realistis (untuk menahan dan menginterogasi sang peramal) dan bukan kritis. Dalam kondisi tersebut, tentu tahap procedural tidak dapat

dilakukan dalam situasi urgent. Namun, tindakkan sekuriti pun membuktikan bahwa Ia juga
tidak berpikir kritis. Ia terlalu ceroboh dalam bertindak sehingga menyebabkan pesawat gagal
terbang dan terlalu panik dalam menghadapi situasi urgent tersebut. Ia juga mudah percaya
kepada sang paranormal walaupun kebenarannya belum bisa dibuktikan.

2. Apakah hal-hal penting dan menarik bagi anda sebagai mahasiswa dan mengapa?

      Di dalam pertemuan ini, saya belajar untuk terus berpikir kritis dengan terus menanyakan
pertanyaan kritis yang diawali dengan 'apa?','mengapa?' dan 'bagaimana?'. Saya belajar bahwa pertanyaan kritis harus sebisa mungkin menohok orang yang kita tanyakan - sampai Ia kehaisan kata-kata dan pikiran untuk menjawab pertanyaan kita.

    Saya juga belajar tentang Socrate's Critical Inquiry. Dalam critical inquiry itu, ada beberapa pertanyaan yang harus ditanyakan, antara lain questions for clarifications, questions about assumptions, questions about reasons and evidences, questions about viewpoints and perspectives dan questions about implications and consequences. Jika unsur-unsur tersebut ada dalam pertanyaan yang kita buat, sudah pasti pertanyaan itu adalah pertanyaan yang kritis.

   Dari pertemuan ini juga, saya mengetahui bahwa ada dua macam alasan. Tipe pertama adalahalasan untuk penjelasan yang didasari oleh sebab akibat. Tipe alasan seperti ini hanya bisa dipakai untuk memperjelas suatu keadaan dan tidak bisa dipakai dalam sebuah argumen. Alasanyang sangat berguna dalam sebuah argumen adalah sebuah alasan yang bisa memberikan bukti dan fakta. Tipe kedua ini berguna untuk membuktikkan suatu fakta yang ada.

Pertemua III

PERTEMUAN KE-TIGA

1.Apakah hal-hal penting (konsep,pemikiran,pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?

  Pada awal pertemuan, diputarkan sebuah video yang menjelaskan apa itu berpikir kritis. Berpikir kritis tidak sama dengan mengkritisi seseorang atau sesuatu dan melihat bukan hanya sisi negatifnya saja, tetapi juga melihat dari berbagai perspektif. Masalah yang sedang terjadi tidak boleh dilihat hanya dari satu perspektif saja, tetapi harus dilihat juga dari perspektif orang lain. Lalu, barulah kita bisa mengevaluasi tindakan kita agar tidak bias pada akhirnya.
  Dalam pertemuan ini, dibahas tentang lingkup bahasan,urgensi belajar dan terminologi dan perbedaan berpikirs kritis dan kreatif. Dalam pertemuan ini, saya jadi tahu perbedaan logis dan masuk akal. Yang masuk akal, belum tentu logis tetapi yang logis sudah pasti masuk akal. Logis artinya pengetahuan yang diterima oleh masyarakat yang harus sesuai dengan pemikiran sementara masuk akal adalah apa yang dapat diterima oleh panca indera.

2. Apakah hal-hal penting dan menarik bagi Anda sebagai mahasiswa dan mengapa?

     Hari itu saya belajar membedakan apa itu pernyataan dan kalimat. Sebagai calon jurnalis, tentu sangat penting bagi saya untuk mengetahui perbedaan antara pernyataan dan kalimat. Pernyataan artinya kita mencoba membuktikan sebuah fakta atau sesuatu dengan cara persuasif tetapi sebuah kalimat hanya berusaha untuk mencoba menjelaskan. Sebuah pernyataan harus bisa dibuktikan sementara sebuah kalimat tidak harus berdasarkan sebuah fakta yang telah ada. 

UREGENSI - RELEVANSI DENGAN ILMU KOMUNIKASI

1.     Apa urgensinya bagi mahasiswa ilmu komunikasi untuk belajar berpikir kritis dan kreatif?
   Sebagai seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi, tentu saja saya banyak bertemu dengan karya tulis maupun menulis karya tulis saya sendiri selama berkuliah.  Dunia Ilmu Komunikasi sangat lekat dengan yang namanya tulis menulis. Tentu, sebagai calon praktisi profesional di bidang pekerjaan nantinya, sangat diperlukan bagi saya untuk berpikir kritis dengan tidak menerima mentah-mentah apa yang saya dapatkan dari berita dan lingkungan sosial.  Seorang yang terpelajar harus bepikir kritis dan tidak langsung menerima apa yang dicekoki kepada mereka. Seluk beluk dan fakta harus diselidiki terlebih dahulu sebelum menerima dan menyetujui sebuah permasalahan.
    Berpikir kreatif juga sangat penting, apalagi bagi mahasiswa ilmu Komunikasi karena kita dituntut untuk selalu muncul dengan ide-ide baru yang out of the box dan inovatif. Mahasiswa Ilmu Komunikasi tidak hanya boleh mengandalkan ilmu teori yang mereka dapatkan di kelas dan menghafal apa yang dosennya ajarkan, tetapi juga untuk berpikir kreatif ketika menemukan suatu masalah karena komunikasi adalah sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dan tidak bisa dijalani hanya dengan mengandalkan teori-teori belaka karena jika hanya mengandalkan teori, komunikasi tidak akan berjalan seperti seharusnya dan apa yang ingin kita sampaikan tidak akan tersampaikan.

2.     Apa relevansinya antara kemampuan berpikir kritis dan kreatif dengan profesi dalam ilmu komunikasi seperti jurnalis atau public relations? 
  Karena nantinya saya akan memilih untuk mempelajari ilmu jurnalistik lebih dalam, maka jawaban saya akan berdasarkan kegunaan berpikir kritis dan kreatif dalam menjadi seorang jurnalis. Jurnalis adalah profesi yang terpandang dan terhormat karena memberikan fakta kepada khalayak banyak, tidak peduli dalam situasi dan kondisi apapun. Maka, apa yang di beritakan oleh para jurnalis juga harus berdasarkan fakta, bukan rumor, apalagi memihak kepada suatu individu atau kelompok. Seorang jurnalis harus berpikir kritis ketika mengolah sebuah sumber yang telah Ia terima sebelu mempresentasikannya menjadi sebuah berita yang layak. Ia harus menguji kredibiltas sumber itu sendiri karena bila telah dijadikan sebuah berita, apa yang telah dilaporkan tidak bisa ditarik lagi dari peredaran dan seorang jurnalis harus bertanggung jawab akan berita yang telah Ia buat sendiri.


  Sementara untuk berpikir kreatif, seorang jurnalis harus mencari berita yang memang layak dan menarik perhatian masyarakat, yang juga memang layak public berikan waktu untuk membaca atau menonton. Saya sendiri sangat tidak menyukai yang namanya gosip. Seorang jurnalis sudah sangat terpelajar bila harus memberitakan yang namanya gosip yang levelnya masih sangat dibawah. Seorang jurnalis yang kreatif harus mencari berita yang belum diulik atau menggali lebih dalam sebuah berita yang telah diulik oleh jurnalis lainnya dan mengemas berita tersebut menjadi sebuah berita yang sangat menarik dan bukan hanya menarik, tetapi juga sekaligus membuktikan sebuah fakta yang selama ini publik ingin tau. 

Pertemuan IV

Pertayaan Mingguan

1. Apakah hal-hal penting (konsep,pemikiran dan pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?

Pada pertemuan ini dibahas tentang langkah-langkah berpikir kritis dan kreatif

dan hamabatan untuk berpikir kritis dan kreatif. Pada awal pertemuan juga Pak

Suhendra menanyakan kembali tentang materi minggu lalu yaitu tentang

pernyataan analitik. Dalam pertemuan ini kembali dibahas tentang apa itu

pernyataan analitik, evaluatif dan empiris. Saya jadi mengerti lebih dalam

perbedaan antara ketiga macam pernyataan tersebut dan seperti yang telah

saya katakana sebelumnya pada pertemuan ini juga diulas hambatan ketika

berpikir kritis dan kreatif dan cara untuk mengatasi hambatan tersebut yakni

dengan sikap, kebiasaan, skills dan komitmen untuk terus menerus

melakukannya, yakni dengan mempertanyakan sesuatu.

2. Apakah hal-hal penting dan menarik bagi anda sebagai mahasiswa dan mengapa?

Karena saya adalh mahasiswa Ilmu komunikasi yang nantinya akan mengambil

jurnalisme, berpikir kritis dan kreatif sangatlah penting bagi saya. Namun, tidak

berani mengutarakan pendapat dan terlalu bergantung kepada buku menjadi

hambatan saya untuk berpikir kritis dan kreatif.  Namun, sebagai calon wartawan

di kemudian hari, saya harus berani untuk berpikir kritis dan out of the box. Saya

harus selalu ingat bahwa berpikir kritis dan kreatif adalah sebuah keterampilan

dan kecakapan yang diperoleh dengan cara melatihnya berulang-ulang dan

dengan demikian menjadi sebuah habit.

Tugas Analisa Berita

1. “Tidak normal untuk bergerak menanjak seperti itu,sangat jarang bagi pesawat

komersial, yang biasanya hanya setinnggi 1000 sampai 2000 kaki per menit,”

kata Menteri jonan seperti dilaporkan kantor berita AP. (Air asia QZ8501 Hilang)

Pernyataan tersebut dibuat oleh menteri jonan. Tidak semua orang mengetahui

ketinggian saat sebuah pesawat komersial terbang. Mungkin memang tinggi

standarnya hanya 1000-2000 kaki tapi tergantung pasa pilot yang mengendarai

pesawatnya. Jadi, pernyataan tersebut terpacu pada opini pribadi Menteri Jonan

yang menjadikan pernyataan tersebut evaluatif.

2. “Para penyelidik masih memeriksa 2 alat pencatat penerbangan untuk

mengetahui penyebab kecelakaan.” (Air Asia QZ8501 Hilang)

Pernyataan tersebut adalah pernyataan empiris karena penyebab kecelakaan

pesawat masih harus diselidiki, apakah benar penyebabnya adalah kesalahan

teknis atau manusia.

3. “Buah mangga mengandung banyak gizi.” (Manfaat Buah Mangga)

Pernyataan tersebut adalah pernyataan analitik karena semua orang tau kalau

manga baik untuk tubuh karena menyehatkan.

Pernyataan empiris:kebenaran dari pernyataan tersebut harus diselidiki terlebih dahulu sebelum diverifikasi.

Pernyataan analitik: kebenaran bisa disimpulkan dari pernyataan itu sendiri.

Pernyataan evaluatif: kebenaran tergantung persepsi orang masing-masing.

Pertemuan V
Pertayaan Mingguan

1. Apakah hal-hal penting (konsep,pemikiran dan pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?

Pada pertemuan ini dibahas tentang langkah-langkah berpikir kritis dan kreatif

dan hamabatan untuk berpikir kritis dan kreatif. Pada awal pertemuan juga Pak

Suhendra menanyakan kembali tentang materi minggu lalu yaitu tentang

pernyataan analitik. Dalam pertemuan ini kembali dibahas tentang apa itu

pernyataan analitik, evaluatif dan empiris. Saya jadi mengerti lebih dalam

perbedaan antara ketiga macam pernyataan tersebut dan seperti yang telah

saya katakana sebelumnya pada pertemuan ini juga diulas hambatan ketika

berpikir kritis dan kreatif dan cara untuk mengatasi hambatan tersebut yakni

dengan sikap, kebiasaan, skills dan komitmen untuk terus menerus

melakukannya, yakni dengan mempertanyakan sesuatu.

2. Apakah hal-hal penting dan menarik bagi anda sebagai mahasiswa dan mengapa?

Karena saya adalh mahasiswa Ilmu komunikasi yang nantinya akan mengambil

jurnalisme, berpikir kritis dan kreatif sangatlah penting bagi saya. Namun, tidak

berani mengutarakan pendapat dan terlalu bergantung kepada buku menjadi

hambatan saya untuk berpikir kritis dan kreatif.  Namun, sebagai calon wartawan

di kemudian hari, saya harus berani untuk berpikir kritis dan out of the box. Saya

harus selalu ingat bahwa berpikir kritis dan kreatif adalah sebuah keterampilan

dan kecakapan yang diperoleh dengan cara melatihnya berulang-ulang dan

dengan demikian menjadi sebuah habit.

Pertemuan V
1. Apakah hal-hal penting (konsep,pemikiran dan pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?

 Dalam pertemuan kelima ini, kami dibagi menjadi beberapa kelompok dan diminta untuk mengevaluasi suatu berita. Berita tersebut berisi tentang Rudi Rubiandini. Kami diminta untuk menentukan apakah berita tersebut merupakan berita analitik,evaluatif ataukah empiris. Dalam pertemuan ini diulas kembali apa itu pernyataan analitik,evaluatif atau empiris dan juga cara mengaplikasikan 8 cara untuk berpikir secara kritis. Langkah-langkah untuk berpikir kritis seperti merumuskan masalah yang sedang terjadi dan juga cara untuk menyelesaikan masalah tersebut juga dipakai dalam mengevaluasi sebuah berita. Setelah belajar tentang pernyataan
analitik,evaluatif dan empiris, diputar juga sebuah video yang membedakan mana itu fakta dan opini.

2. Apakah hal-hal penting dan menarik bagi Anda sebagai mahasiswa dan mengapa?

Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, sangat penting bagi saya untuk bisa membedakanmanakah pernyataan analitik,evaluatif atau empiris. Sebagai seorang mahasiswa yang nantinyaakan mengambil Jurnalistik, tidak semua berita bisa dipercaya dan ditelan mentah-mentahkarena bisa saja berita yang dibuat atau disampaikan kebanyakkan mengandung opini sang

penulis dan akhirnya menjadi berita yang bias. Saya juga belajar bedanya fakta dan opini.Sebuah fakta bisa dibuktikan tetapi opini adalah kepercayaan diri sendiri dan hanya bisa di judge melalui kekuatan opini yang kita berikan. Opini yang kuat akan sangat bagus bila sedang menulis atau membuat berita yang bersifat persuasif.

Pertemuan VI
1. Apakah hal-hal penting (konsep,pemikiran dan pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?

  Dalam pertemuan ini, dibahas lebih dalam tentang argumen dan pernyataan. Argumen tidak
memberikan penjelasan. Argumen tidak sama dengan kontradiksi. Sebuah argumen juga harus memiliki premis dan konklusi. Premis artinya pernyatan yang mengemukakan alasan atau bukti sementara konklusi adalah pernyataan bahwa bukti diklaim. Ada dua tipe argument yaitu deduktif dan induktif. Dalam teori kuno, deduktif dan induktif bisa dibedakan dengan teori umum khusus yaitu bila deduktif pernyataan itu akan menjadi umum khusus sementara jika induktif akan menjadi khusus umum. Namun, teori kuno tersebut tidak bisa dipakai dalam segala keadaan. Jadi, terdapat teori baru untuk memnedakan yang mana pernyataan induktif dan deduktif. Sebuah pernyataan induktif memiliki premis yang mendukung kesimpulan dengan probabilitas dependen, kesimpulan kurang pasti dan tidak dijamin kesimpulannya benar. Sementara pernyataan deduktif bersifat mutlak, probabilitas independen, kesimpulan harus
pasti dan dijamin benar. Dalam pernyataan deduktif ada dua tipe lagi yaitu pernyatan valid dan invalid. Pernyataan akan menjadi invalid bila tidak berhubungan satu sama lain dan masih ada kemungkinan lain yang dapat diambil dari pernyataan tersebut.

2. Apakah hal-hal penting dan menarik bagi Anda sebagai mahasiswa dan mengapa?

  Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, sangat penting bagi saya untuk dapat membedakan yang mana pernyataan induktif dan deduktif. Pernyataan induktif lebih bersifat bias karena

mengandung opini pribadi sementara pernyataan deduktif harus mengandung fakta yang dapat diverifikasi atau dibuktikan. Saya juga belajar banyak tentang hubungan premis dan konklusi dengan argument yang valid atau tidak valid. Premis dan konklusi dari argumen yang tidak valid dapat semuanya benar sama halnya dengan premis dan konklusi dari argumen yang valid  dapat juga semuanya salah. Semua argumen yang benar tidak boleh didefinisikan dengan premis yang benar sama halnya dengan argument yang valid dengan premis yang salah dapat mempunyai konklusi yang benar. Hal ini sangat berharga dan penting jikalau menulis sebuah berita nanti agar diusahakan semua pernyataan bersifat deduktif dan valid ketika membuat sebuah berita yang baik.

Eka P.P.

Eka Putri Peggy
0000000

Pertemuan I

1. Apakah hal- hal penting (konsep, pemikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan

ini?

2. Apa hal- hal yang menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa dan mengapa?

Jawaban :

1. Mata pelajaran CCT ini bertujuan untuk membangun prinsip, agrumentasi dan

mengenali kesalahan. Untuk kelas pertama kami mendapatkan pelajaran yang penting,

seperti apa bedanya logika, kritis dan kreatif. Kritis bisa disebut juga keluar dari zona

nyaman, mengamati sesuatu, mencari sesuatu tapi dengan keraguan. Kreatif itu sama

saja dengan beda dengan yang lain tidak plagiat.

CREATING

EVALUATING

ANALYZING

APPLYING

UNDERSTANDING

REMEMBERING

2. Hal- hal yang menarik dan penting saat baru jadi mahasiswa adalah bagaimana saya

berpikir lebih dewasa dan terbuka, saya juga harus mengurus hal- hal penting sendiri

yang biasanya diurus oleh sekolah yang langsung menyampaikan kepada orang tua. Saya

juga senang bisa memiliki banyak teman dari luar daerah, dapat saling membantu satu

sama lain. Dapat mengexplore kemampuan dan hobby saya, masuk kedalam prodi yang

saya inginkan. Saya berharap untuk kedepannya saya mendapatkan pengalaman baru

yang sangat berkesan sebagai mahasiswa.

Pertemuan II
1. Apakah hal- hal penting (konsep, pemikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan

ini?

2. Apa hal- hal yang menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa dan mengapa?

Jawaban :

1. Hari Selasa tanggal 8 September 2015 belajar tentang mengetahui ciri- ciri orang yang

berpikir kritis. Kami berkumpul dalam kelompok dan diberi tugas untuk diskusi

kelompok. Pada awalnya kami merasa bingung membedakan mana yang berpikir kritis

dan mana yang berpikir realistis. Pada akhirnya saat pembahasan kami mengetahui ciri-

ciri orang yang berpikir kritis. Berpikir kritis adalah orang yang mau keluar dati zona

nyaman atau keluar dari kebiasaannya tetapi bertindak dalam keraguan.

2. Hal- hal yang menarik dan penting saat baru jadi mahasiswa dalam pelajaran CCT hari ini

adalah saya lebih bisa berpikir kedepan dan meluas. Saya mencoba untuk mengerti spa

yang d maksud berpikir kritis. Berpikir kritis juga sangat diperlukan oleh seorang

mahasiswa. Kenapa? Karena kita tidak bisa diam saja didalam zona nyaman, kita harus

melihat keluar dan mencoba hal yang baru tidak hanya dalam tindakan tetapi juga

dalam pikiran.

Pihak Dhani Duga Farhat Ajukan Praperadilan untuk

Perlambat Proses Hukum

Dicky Ardian - detikhot

Jakarta -

Farhat Abbas belum menyerah, ia mengajukan praperadilan lagi setelah hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

tidak menerima gugatannya yang sama belum lama ini. Pihak Ahmad Dhani selaku pelapor pun menduga Farhat

takut.

Dhani, lewat kuasa hukumnya, Suhendra Asido Hutabarat mengatakan praperadilan Farhat hanya untuk mengulur

waktu saja. Hal itu diungkap Suhendra ketika dihubungi lewat sambungan telepon, Sabtu (12/9/2015).

"Silakan saja mau diajukan (praperadilan) lagi. Kami duga cuma berupaya memperlambat proses penyerahan dirinya

saja," katanya.

Suhendra juga menilai proses penetapan Farhat sebagai tersangka memang sudah sesuai prosedur. Ia pun

menambahkan seharusnya tidak ada yang harus digugat lagi.

"Sebelum menetapkan dia sebagai tersangka polisi sudah periksa saksi ahli ITE, bahasa dan pidana," beber

Suhendra.

"Kami yakin permohonannya yang kedua ini pasti ditolak," lanjutnya.

Dhani melaporkan Farhat karena kicauannya yang dianggap telah merugikan keluarganya. Mantan suami Nia

Daniati itu memang pernah menuliskan beberapa tweet mengenai kecelakan AQJ.

Tanggapan saya tentang berita ini :

Berita ini lebih menjorok pada penjelasan kejadian yang ada dan juga ada beberapa kalimat

diatas yang menduga- duga dengan dikuatkan adanya fakta dari kejadian. Berita ini lebih

menuju ke penjelasan disbanding ke fakta, karena yang dibicarakan belum tentu benar terjadi

seperti itu.

Pertemuan III
1. Apakah hal- hal penting (konsep, pemikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan

ini?

2. Apa hal- hal yang menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa dan mengapa?

Jawaban :

1. Hari Selasa tanggal 15 September 2015 pelajaran diawali dengan menonton video

terlebih dahulu, setelah itu kami satu- persatu hanya menyebutkan satu kata yang ada

dalam video tersebut dan menjelaskan apa maksudnya. Kami juga belajar membedakan

kalimat- kalimat factual, evaluative, preskriptif dan lainnya. Sangat penting bagi kami

para mahasiswa untuk membedakan kalimat.

2. Hal- hal yang menarik dan penting saat baru jadi mahasiswa dalam pelajaran CCT hari ini

adalah saya lebih bisa berpikir kedepan dan meluas. Saya juga merasa betapa

pentingnya berpikir kritis dan kreatif. Awalnya saya piker berpikir kritis dan kreatif hanya

halnya dengan pikiran dan dapat santai, tapi ternyata sangat penting untuk hidup dalam

masyarakat luas.

1. Apa urgensinya bagi mahasiswa ilmu komunikasi untuk belajar berpikir kritis dan

kreatif?

Penting bagi kita sebagai mahasiswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Mengapa? Karena

dunia perkuliahan semakin luas dan menuntut kita semua untuk belajar berpikir kritis

dan kreatif. Kita dituntut untuk berpikir kritis dan kreatif agar kita dapat menyelesaikan

masalah yang ada. Jika kita dapat berpikir kritis dan kreatif maka kita juga semakin

tertantang untuk menyelesaikan masalah yang ada.

2. Apa relevansinya antara kemampuan berpikir kritis dan kretif dengan profesi dalam ilmu

komunikasi seperti journalist atau public relation?

Kita memang dituntut untuk dapat berpikir kritis, seperti menjadi jurnalistik atau public

relation. Dua- duanya sama- sama menggunakan pikiran yang kritif dan kreatif. Untuk

menjadi jurnalistik kita harus bias berpikir kritis dan kreatif agar kita dapat menghasilkan

berita yang maksimal. Kita membutuhkan kreatif untuk mencari khasus atau thema

berita dan kritis untuk membuat beritanya.

Dalam Public Relation kita dibutuhkan untuk berpikir kritis dan kreatif juga. Seperti

halnya tugas PR dalam perusahaan, jika perusahaan dalam masalah kita harus terjun

untuk membuat perusahaan itu kembali normal. Kita berada di masyarakat luas maka

itu sangat diperlukan berpikir kritis dan kreatif.

Pertemuan IV

1. Apakah hal- hal penting (konsep, pemikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan

ini?

2. Apa hal- hal yang menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa dan mengapa?

Jawaban :

1. Mata pelajaran CCT hari ini belajar mengulang pelajaran minggu lalu. Membedakan

kalimat empiris, analitik dan evaluative. Pertama- tama kami harus benar- benar tau apa

pengertian dari kalimat empiris, evaluative dan analitik. Lalu kami juga belajar tentang

perbedaan selfish dengan egois. Selfish itu seperti tidak memiliki pendirian, sedangkan

egois adalah mementingkan diri sendiri. Selfish lebih menjorok pada negative sedangkan

egois ke arah positif. Kami juga mendapat tugas mencari tiga pargraf yang terdiri dari

paragraph evaluative, empiris, dan analitik.

2. Hal- hal yang menarik dan penting dalam pelajaran CCT hari ini adalah CCT membuatku

jadi ingin sering membaca dan membedakan terdiri dari kalimat apakah itu. Meskipun

saya sendiri sering melakukan kesalahan dalam menebak suatu kalimat, tapi itu tidak

membuat saya jadi malas untuk mencari kebenaran.
Sayangnya, tak sedikit mahasiswa mengambil “jalan pintas” menghadapi etape

perjalanan panjang menuntaskan bangku kuliahnya. Mereka terjerumus menjadi plagiat, tukang

"copy paste" tanpa izin. Skripsi, yang seharusnya menantang idealisme dan intelektualitas,

ternyata malah menjadikannya penipu dan pendek akal.

-Kalimat Evaluatif = pernyataan yang berisikan pendapat.

Dilansir dari KOMPAS.com, pada 2011 lalu tercatat produksi buku di Indonesia sekitar

20.000 judul. Dibandingan dengan 240 juta penduduknya, kira-kira satu buku hanya dibaca oleh

80.000 orang. Sementara itu, menurut standar UNESCO, idealnya satu orang membaca tujuh

buku per tahun.

-Kalimat Empiris = Pernyataan yang bisa dibuktikan oleh panca indera.

Maju terus pantang mundur. Hasil skripsi bisa bagus, bisa juga tidak. Namun, yang

paling penting adalah skripsi yang diselesaikan dengan baik. Maka, jangan pernah berhenti

mengerjakannya.

-Kalimat analitik = pernyataan yang kebenrannya dapat dipastikan hanya dengan kata- kata.

Dikutip dari :

http://edukasi.kompas.com/read/2015/09/02/18014271/Sebagai.Mahasiswa.Anda.Rela.Melak

ukan.Copy.Paste.untuk.Masa.Depan

Pertemuan V
1. Apakah hal- hal penting (konsep, pemikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan

ini?

2. Apa hal- hal yang menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa dan mengapa?

Jawaban :

1. Hari Senin tanggal 28 September 2015 kami sekelas belajar bagaimana cara mencerna isi

berita dengan langkah- langkah berpikir kritis. Ada 8 langkah yang harus dilakukan untuk

mencerna isi berita. Seperti menganalisis berita, menemukan cara- cara untuk

menangani masalah, mengumpulkan dan menyusun informasi yang diperlukan,

mengenali opini atau pendapat orang lain, menggunakan bahasa yang tepat,

mengevaluasi data, mencermati hubungan antara masalah dan jawaban, dan yang

terakhir menarik kesimpulan.

2. Hal- hal yang menarik dan penting saat baru jadi mahasiswa dalam pelajaran CCT hari ini

adalah 8 langkah yang dibahas hari ini mempermudah saya dalam mencerna isi berita

sesungguhnya. Pelajaran CCT sampai hari ini mungkin benara seperti apa yang Pak

Suhendra katakana baru dasar saja, tetapi baru sampai dasar saja sudah membawa

banyak manfaat dan mengevaluasi kami menjadi mahasiswa yang kritis.

Pertemuan VI
1. Apakah hal- hal penting (konsep, pemikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan

ini?

2. Apa hal- hal yang menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa dan mengapa?

Jawaban :

1. Hari Senin tanggal 5 Oktober 2015 kami sekelas belajar tentang Premis dan Kesimpulan,

serta belajar tentang argument. Argument berarti memberikan alasan berpikir bahwa

suatu klaim benar. Beragument bertujuan untuk mencapai keputusan yang baik. Premis

adalah pernyataan yang berfungsi untuk mendukung sedangkan kesimpulan adalah

pernyataan yang didukung. Kami juga sekelas diberi tugas dengan sepuluh nomor yang

harus dikerjakan tentang premis dan kesimpulan.

2. Hal- hal yang menarik dan penting saat baru jadi mahasiswa dalam pelajaran CCT hari ini

adalah bagaimana cara mengetahui antara premis dan kesimpulan, pernyataan yang

benar, dan sebagainya. Mengubah mainset tentang argument adalah hal yang negative.

Ternyata argument adalah hal yang positif bahkan mungkin baik untuk dilakukan karena

memperjuangkan hal yang baik dan benar.

Meidy P.P.


Meidy Pratama Putra
00000008843

Pertanyaan Refleksi

Pertemuan I

  1. Banyak hal-hal penting yang saya dapatkan dalam pertemuan ini. Saya mengetahui piramida dalam pendidikan yang dimana dimulai dari remembering dan diakhiri oleh creating. Saya juga diajak untuk dapat berpikir kritis dan logis dalam menghadapi suatu masalah, dimana kita tidak harus berjalan lurus saja namun harus juga dinamis dan keluar dari comfort zone.
  2. Ada beberapa hal yang menarik bagi saya yaitu saat saya diajak untuk berpikir kritis dan logis lalu mempelajari konsep dan pemahaman baru. Mengapa saat saya diajak berpikir kritis dan logis saya anggap menarik? Karena disini saya merasa naik level atau bahasa kerennya merasa ter-upgrade ke level pembelajaran baru dimana saat di SMA kebanyakan siswa hanya disuruh untuk menghafal dan menghafal yang mengakibatkan siswa cenderung pasif. Mempelajari ini membuat saya melihat suatu masalah menjadi lebih kritis walau tidak terlalu kritis namun saya mulai mencoba sedikit demi sedikit mengubah mindset seorang siswa menjadi mahasiswa.
Pertemuan II

  1.       Menurut saya sebagai seorang mahasiswa berpikir kritis dan kreatif sangat lah dibutuhkan, karena menurut saya pribadi bangsa ini kekurangan mahasiswa yang dapat berpikir kritis dan kreatif, kebanyakan dari mereka hanya menjadi orang yang mengikuti arus dan biasa selalu cari aman dan berada di comfort zone mereka saja. Maka dari itu mereka akan sulit berkembang.     
  2.      Menurut saya relevansi antara kemampuan berpikir kritis dan kreatif dengan profesi seperti jurnalis itu adalah ketika menjadi seorang jurnalis, kita harus menjadi jurnalis yang memberikan berita tidak asal-asalan atau semau kita serta harus berpikir kritis dalam sebuah masalah karena pekerjaan seorang jurnalis itu untuk memberikan informasi kepada orang, kalau kita memberikan informasi yang salah kepada masyarakat maka akan terjadi hal yang bisa saja fatal.
Pertemuan III

  1. Menurut saya sebagai seorang mahasiswa berpikir kritis dan kreatif sangat lah dibutuhkan, karena menurut saya pribadi bangsa ini kekurangan mahasiswa yang dapat berpikir kritis dan kreatif, kebanyakan dari mereka hanya menjadi orang yang mengikuti arus dan biasa selalu cari aman dan berada di comfort zone mereka saja. Maka dari itu mereka akan sulit berkembang.
  2. Menurut saya relevansi antara kemampuan berpikir kritis dan kreatif dengan profesi seperti jurnalis itu adalah ketika menjadi seorang jurnalis, kita harus menjadi jurnalis yang memberikan berita tidak asal-asalan atau semau kita serta harus berpikir kritis dalam sebuah masalah karena pekerjaan seorang jurnalis itu untuk memberikan informasi kepada orang, kalau kita memberikan informasi yang salah kepada masyarakat maka akan terjadi hal yang bisa saja fatal.
Pertemuan IV


  1. Hal-hal penting yang diulas dalam pertemuan ini adalah saya mengetahui lebih jelas tentang pernyataan analitik, empiris, dan evaluatif.
  2. Menurut saya hal-hal yang menarik dan penting bagi saya adalah saya menjadi tahu apa itupernyataan analitik, empiris, dan evaluatif, dan juga dengan contoh-contoh yang menarik dan gampang dimengerti membuat saya menjadi lebih gampang mengerti.
Pertemuan V


  1. Menurut saya hal-hal penting yang diulas dalam pertemuan ini adalah saya disuruh berpikir kritis tentang suatu kasus dan berita yang terjadi. Jika dalam pertemuan sebelumnya saya hanya disuruh mengkritisi sebuah statement/pernyataan kali ini lebih luas lagi yaitu sebuah berita dan kasus tertentu.
  2. Menurut saya hal-hal yang menarik dan penting bagi saya adalah saya mulai dapat mencoba berpikir menjadi orang yang kritis, tidak menggangap sebuah masalah atau berita biasa- biasa saja, namun mencernanya terlebih dahulu. Walau tidak semua masalah karena sulit menjadi kritis dalam sekejap bagi saya. Mengerjakan bersama teman-teman pun membuat kami menjadi saling mengutarakan pendapat kami dalam sebuah masalah sehingga mendapat jawaban yang terbaik dan saling memperbaiki diri sendiri.
Pertemuan VI


  1. Hal yang penting yang diulas dalam pertemuan ini adalah saya mendapatkan pengetahuan bahwa struktur argumen yang paling sederhana itu terdiri dari premis dan konklusi, dan dari hal itulah saya selanjutnya dapat belajar tentang kalimat deduktif dan induktif serta kalimat valid dan invalid.
  2. Hal-hal yang menarik dan penting bagi saya adalah saya mengetahui cara mengidentifikasi apakah kalimat itu kalimat deduktif atau induktif, serta juga mengetahui cara mengidentifikasi kalimat itu valid atau invalid. Serta dengan contoh-contoh yang menarik membuat saya lumayan cepat mengerti.
Tugas Berpikir Kritis


  1. Menurut saya sebagai seorang mahasiswa berpikir kritis dan kreatif sangat lah dibutuhkan, karena menurut saya pribadi bangsa ini kekurangan mahasiswa yang dapat berpikir kritis dan kreatif, kebanyakan dari mereka hanya menjadi orang yang mengikuti arus dan biasa selalu cari aman dan berada di comfort zone mereka saja. Maka dari itu mereka akan sulit berkembang.
  2. Menurut saya relevansi antara kemampuan berpikir kritis dan kreatif dengan profesi seperti jurnalis itu adalah ketika menjadi seorang jurnalis, kita harus menjadi jurnalis yang memberikan berita tidak asal-asalan atau semau kita serta harus berpikir kritis dalam sebuah masalah karena pekerjaan seorang jurnalis itu untuk memberikan informasi kepada orang, kalau kita memberikan informasi yang salah kepada masyarakat maka akan terjadi hal yang bisa saja fatal.
Tugas Analisa Berita

1.      Pernyataan Empiris
Pare yang biasanya dijual Rp 1.500 per biji kini bisa mencapai Rp 5.000 perbiji tergantung
ukuran parenya.
Dikutip dari
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/09/19/162540126/Kiat.Petani.Siasati.Kemarau.Panjang.Agar.Tetap.Bisa.Panen
Pada Pukul 12:15 tanggal 27 September 2015
·         Alasan saya memilih pernyataan pada paragraf ini sebagai pernyataan empiris karena kita harus membuktikan dengan panca indera kita sendiri apakah benar bahwa harga pare segitu.

2.      Pernyataan Analitik
"Anak-anak juga belajar dari perilaku orangtua. Mereka tidak akan mulai merokok diri jika
tidak mengamati orangtuanya menggunakan tembakau,” kata Joshi.
Dikutip dari
http://health.kompas.com/read/2015/09/26/164323923/Anak.Derita.Asma.Orangtua.Jangan.Merokok.
Pada pukul 12:24 tanggal 27 September 2015
·         Alasan dari saya mengapa memilih pernyataan pada pargraf ini sebagai pernyataan analitika karena kebanyakan dari kita pasti tahu, anak adalah peniru yang hebat tanpa perlu dibuktikan lagi dengan panca indera kita. Oleh karena itu kita tahu apa yang dilakukan orang tua di depan anaknya mau itu baik atau buruk pasti akan lebih memungkinkan untuk ditiru oleh anaknya.

3.      Pernyataan Evaluatif
Perwakilan Lippo Group Paul Montolalu menuturkan pihaknya sangat yakin gerakan
"Rayakan Perbedaan" ini akan berkontribusi positif bagi Indonesia. "Karena itu kami ingin
terlibat dalam program ini," ujarnya.
Dikutip dari
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/09/22/174901026/Dalam.Hitungan.Menit.Gerakan.Rayakan.Perbedaan.Kumpulkan.Donasi.Rp.345.Juta
Pada pukul 12:07 tanggal 27 September 2015

·         Alasan saya memilih paragraf ini sebagai pernyataan Evaluatif yaitu karena, apa yang dinyatakan oleh Paul Montolalu itu adalah penilaian yang subjektif. Dia berpikir bahwa gerakan “Rayakan Perbedaan” dapat berkontribusi positif bagi Indonesia, namun bisa jadi gerakan ini malah dapat menambah kerenggangan antar rakyat Indonesia.

Elisabeth C.P.O.

Nama : Elisabeth Citra Pini Oktahlia
NIM    : 00000008525
 
Pertemuan Pertama
 
1. Apakah  hal – hal yang penting ( konsep, pemikiran, pemahaman) yang diulas dalam
 
pertemuan ini?
 
Answer :
 
 Hal yang penting yang diulas dalam pertemuan CCT pada hari Senin, 31
 
Agustus 2015 adalah sebagai mahasiswa terutama mahasiswa ilmu komunikasi
 
memerlukan cara berpikir yang kritis dalam menyikapi atau menanggapi suatu hal.
 
Selain kritis diperlukan juga cara berpikir yang kreatif. Dari CCT ini, pada akhirnya
 
saya mengerti bahwa kreatifitas dan kekritisan bukanlah hal yang bertolak belakang
 
namun saling melengkapi, sebagai mahasiswa ilmu komunikasi, tidak cukup
 
memeiliki pemikirn yang kreatif atau kritis saja, melainkan 2 hal tersebut harus
 
diterapkan. Untuk memiliki kedua hal tersebut tentu saja diperlukan banyak latihan
 
berargumen dan confidence dalam menyatakan suatu argumen agar kita menjadi
 
mahasiswa yang  tidak hanya mengikuti arus dan mudah dibodohi.
 
2. Apakah  hal – hal menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa dan mengapa ?
 
Answer :
 
 Sebagai mahasiswa tentu saja saya bersyukur karena tidak semua orang bisa
 
menempuh pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi seperti saya. Tentu saja bersyukur
 
merupakan salah satu hal penting bagi seorang mahasiswa Karena dengan bersyukur
 
kita akan terus termotivasi untuk tidak menyia-nyiakan waktu kuliah untuk hal yang
 
tidak perlu dan dengan bersyukur kita akan tetap menikmati segala proses dalam
 
dunia perkuliahan tanpa mencoba untuk mengeluh. Sebagai mahasiswa pun ada
 
baiknya kita tetap humble, karena jika kita terlalu menyombongkan diri karena kita
 
bisa kuliah, itu sama sekali bukan sikap seorang mahasiswa yang seharusnya bersikap
 
seperti mahasiswa yang  terdidik. Hal yang menarik sebagai mahasiswa bagi saya
 
adalah kita belajar mandiri tanpa terlalu bergantung pada orang lain, di mana mental
 
kita dilatih agar siap menghadapi jenjang yang lebih tinggi, baik dunia kerja maupun
 
jenjang berikutnya. Dalam dunia perkuliahan, kita harus meninggalkan kebiasaan
 
procrastination serta hidup lebih disiplin dengan kesiapan menerima konsekuensi
 
yang ada.
 
Pertemuan Ke-dua
 
 
Novanto Diminta Jelaskan soal Pertemuan
 
dengan Trump kepada Pengurus Golkar
 
Sabtu, 12 September 2015 | 21:15 WIB
 
APKetua DPR Setya Novanto dan Donald Trump
 
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi Musyawarah
 
Nasional Bali Nurdin Halid mengatakan bahwa Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi
 
Golkar Setya Novanto akan diminta untuk menjelaskan kepada pengurus Golkar mengenai
 
pertemuannya dengan bakal kandidat presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
 
"Ini kan akan undang Setnov sebagai pengurus Munas Bali untuk menjelaskan kepada
 
seluruh pengurus terhadap materi pertemuannya," kata Nurdin di Jakarta, Sabtu (12/9/2015).
 
Nurdin menilai, tidak ada kode etik yang dilanggar Setya Novanto terkait masalah itu. Nurdin
 
menganggap pertemuan Setya dan anggota DPR lainnya dengan Trump wajar dilakukan
 
seorang politisi. 
 
 "Kalau pertemuan pada konpres, menurut saya itu biasa saja, bukan hal luar biasa dan tidak
 
ada etika yang dilanggar, ini sebuah spontanitas. Lebih tidak beretika ketika ada anggota
 
DPR melakukan reses, kunker ke wilayah Indonesia, tetapi datang ke tempat karaoke dan
 
digrebek BNN," kata Nurdin.
 
Ia juga meminta proses Majelis Kehormatan Dewan atas kasus ini tidak dijadikan alat politik
 
untuk menjatuhkan. Terlebih lagi, kata Nurdin, negara tengah membutuhkan stabilitas politik
 
dalam menghadapi situasi perekonomian global yang tidak menentu.
 
"Negara kita sekarang situasi masih sulit, masih butuh persatuan, perlu kesamaan pikiran,
 
perlu bersama-sama kita ke luar dari kesulitan bangsa," ujar Nurdin.
 
Sekretaris Fraksi Golkar di DPR Bambang Soesatyo sebelumnya mengakui kehadiran Setya
 
di kampanye Trump merupakan tindakan yang salah. Bambang pun meminta maaf atas
 
kesalahan yang dilakukan politisi Partai Golkar itu.
 
"Maklumlah para pimpinan DPR itu belum satu tahun menjabat. Mungkin masih mencari
 
bentuk dan format. Kalau ada salah-salah kata atau salah-salah langkah, dengan segala
 
kerendahan hati mohon dimaafkanlah," kata Bambang dalam saat dihubungi, Selasa
 
(8/9/2015).
 
Bambang mengatakan, harus diakui bahwa kunjungan pimpinan DPR ke kampanye Donald
 
Trump tak elok karena masih ada kandidat lainnya. Fraksi Partai Golkar pun tidak bisa
 
menghalang-halangi para anggota fraksi lain yang ingin melapor ke Mahkamah Kehormatan
 
Dewan.
 
"Lebih dari itu, yang juga patut disesalkan adalah profil Trump sendiri yang bagi masyarakat
 
Indonesia kurang positif, yakni raja judi, rasis, dan distigma anti-Islam," ucap Bambang.
 
Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI telah melakukan rapat internal untuk menyikapi
 
kehadiran Setya-Fadli, serta Anggota DPR lainnya dalam jumpa pers yang digelar Trump.
 
Dalam rapat yang berlangsung tertutup itu, MKD memutuskan bakal memproses Novanto
 
dan Fadli meskipun tanpa aduan.
 
Setya Novanto dan Fadli menghadiri acara Trump di sela-sela kegiatan di AS. Ada tiga
 
agenda mereka selama di DPR, yakni menghadiri sidang The 4th World Conference of
 
Speakers Inter Parliamentary Union (IPU) di New York, bertemu dengan speaker house di
 
Kongres Amerika, dan bertemu masyarakat Indonesia di AS.
 
Tanggapan saya :
 
Menurut saya pernyataan Bambang maupun Nurdin adalah alasan belaka atau non
 
bukti. Karena tetap saja pertemuan tersebut merupakan tindakan yang salah karena tidak
 
diketahui tujuan yang jelas dari pertemuan tersebut dimana Donald Trump sedang berada di
 
posisi calon kandidat presiden Amerika Serikat.Tentu saja pertemuan kedua pihak tersebut
 
mengundang rasa curiga dari berbagai kalangan. Dan jika kita bicara tentang menhghadapi
 
persoalan ekonomi yang sekarang sedang dihadapi, apakah memang itu tugas dari Setnov?
 
Jika ya, apakah Setnov mendiskusikannya dengan orang yang tepat yang posisinya masih
 
sebagai calon kandidat presiden Amerika Serikat, dalam artian orang yang mungkin belum
 
memiliki pengaruh dalam pemerintahan Amerika Serikat?
Pertemuan III
Pertanyaan Refleksi
 
1.        Apakah  hal – hal yang penting ( konsep, pemikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?
 
        Hal yang dapat diulas dari pertemuan 3 adalah bahwa terdapat pernyataan yang bernilai (dapat dinilai benar atau salah) dan juga ada kalimat  yang tidak bisa dinilai benar atau salahnya. Sebuah pernyataan harus mengandung makna, informasi, ber-SPOK.. Ada 3 macam pernyataan. Ada empiris (fakta), analitik, dan juga evaluatif (opini / penilaian individu).
 
2.       Apakah  hal – hal menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa dan mengapa ?
        
Hal yang penting dan menarik bagi saya sebagai mahasiswa adalah kita harus memiliki wawasan yang luas dan pemikiran yang out of the box sehingga kita tidak menjadi korban kebohongan publik. Hal tersebut memerlukan pemikiran yang kritis dan juga kreatif. Banyak orang mengatakan bahwa kreatif dan kritis adalah hal yang bertolak belakang. Pada kenyataannya, kreatif dan kritis adalah hal yang saling melengkapi, karena kritis saja tidak cukup. Jika kita hanya berpikir kritis, pada akhirnya kita hanya mengajukan pertanyaan – pertanyaan yang cenderung aneh, lebih buruknya jika pertanyaan tersebut tidak berkesinambungan dengan konteks yang sedang dibicarakan.
 
Pertemuan IV
 
1.        Apakah hal – hal penting (konsep, pemikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?
 
        Saya tidak menghadiri kelas pada pertemuan ke-empat pada tanggal 22 September 2015.
 
2.       Apakah hal – hal menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa dan mengapa?
        
Hal yang menarik sebagai mahasiswa adalah berpikir kritis tidak harus dilakukan
oleh para ahli saja, tetapi sebagai mahasiswa pun kita bisa berlatih berpikir kritis.
Namun dalam berpikir kritis, kita tidak boleh asal menanggapi saja, melainkan
ada landasan teori mengapa kita bertanggapan a atau b, atau dalam bahasa lain
disebut understanding the case.
 
Pertemuan V
 
1.       Apakah hal – hal penting (konsep, pemikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan
ini?
 
    Dalam pertemuan kali ini, kita diajarkan bagaimana mencerna berita dengan baik.Dalam mencerna berita, kita juga harus bisa membedakan fakta dan opini agar kita dapat mengkritisi dan mencari solusi yang tepat untuk permasalahan yang dibicarakan.
 
2.       Apakah hal – hal menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa dan mengapa?
 
        Mencerna berita dengan sebaik-baiknya sangat penting jika ingin mencari solusi/jalan keluarnya. Kita juga harus bisa membedakan fakta dan opini dalam mengkritisi berita tersebut.
 
Berpikir Kritis
 
1.        Apa urgensinyan bagi mahasiswa ilmu komunikasi untuk belajar berpikir kritis dan kreatif ?
 
      Sebagai mahasiswa atau sebagai orang yang teridik tentu harus berpikir kreatif dan kritis terutama pada kejadian – kejadian yang ada pada era modern ini. Sebagai orang terdidik kita harus bisa menanggapi hal – hal yang menuntut pendapat kita (setuju/tidak setuju) beserta alasan yang melandaskan akal dan logika.
 
2.        Apa relevansinya antara kempampuan berpikir kritis dan kreatif dengan profesi dalam ilmu komunikasi seperti jurnalis dan public relation?
 
         Seorang jurnalis tidak boleh melaporkan berita yang salah,. Sebelum para jurnalis menayangkan berita, hendaknya berita tersebut dikritisi, diselidi dan dicari kebenarannya. Karena, apapun yang ditayangkan atau dilaporkan dapat mempengaruhi kliennya yaitu masyarakat
 
       Untuk public relation, untuk menghadapi klien secara profesional harus menunjukkan pikiran terbuka, kreatif dan kritis. Hal ini supaya para public relation dapat menanggapi apabila suatu asumsi dan konklusi yang sifatnya menjatughkan atau kontroversial dapat ditanggapi dengan bijak agar dapat menjaga nama baik klien. .
 
 
Tugas Analisa Berita
 
 
Berita 1
 
 
KOMPAS.com - Di hari raya kurban, hewan dilindungi menjadi korban kekejaman. Di media sosial, pemilik akun Facebook Ronal Chrostopher Ronal memamerkan beruang madu hasil buruan.
 
"Tangkapan hari ini," demikian posting Ronal bersamaan dengan mengunggah foto beruang madu hasil buruannya. Lewat foto, Ronal memamerkan beruang madu itu tengah dibedah bagian perutnya.
 
Beruang madu adalah hewan yang dilindungi menurut PP No 7 tahun 1999 dan UU No 5 tahun 1990. Aksi perburuan dan pembunuhan beruang madu jelas bertentangan dengan aturan tersebut.
 
Menurut UU No 5 tahun 1990, barang siapa yang sengaja menangkap, melukai, dan membunuh hewan yang dilindungi UU terancam hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 100.000.000.
 
Beruang madu biasa diburu untuk dimanfaatkan empedunya. Dipercaya, empedu hewan itu bisa menyembuhkan ragam penyakit walau tak terbukti secara ilmiah.
Posting Ronal telah dibagikan oleh lebih dari 500 orang. Orang mengutuk aksi pembunuhan itu, mengajak lebih banyak orang membagikan sehingga viral, dan menuntut pemerintah menindak pelaku.
 
Berdasarkan keterangan pada akun Facebook, Ronal adalah pegawai di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Tenggarong, Kalimantan Timur.
 
Editor : Yunanto Wiji Utomo
 
·         Kalimat yang ditebalkan pada uraian berita di atas merupakan pernyataan analitik. Pernyataan analitik sendiri merupakan pernyataan yang masih bias dianalisa apakah suatu pengetahuan itu bernilai benar atau salah. Mengapa kalimat tersebut merupakan penyataan analitik? Karena, menurut kepercayaan beberapa pihak, empedu beruang dapat menyembuhkan ragam penyakit, walaupun belum terbukti apakah hal tersebut benar atau tidak. Maka dari itu hal tersebut mungkin dapat ditinjau dan dianalisa kembali untuk mengetahui kebenarannya.
 
Berita 2
 
JAKARTA, KOMPAS.com — Terus melemahnya nilai tukar rupiah yang hari ini yang menembus Rp 14.700 dinilai sebagai cerminan gagalnya paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah beberapa waktu lalu. Paket tersebut dinilai tidak membawa perubahan riil secara cepat.
 
"Kalau paket kebijakan ekonomi itu riil atau konkret, rupiah enggak akan tembus 14.700," ujar pengamat ekonomi sekaligus Direktur Eksekutif Institute National Development and Financial (Indef) Enny Sri Hartati kepada Kompas.com, Jakarta, Jumat (23/9/2015). 

Di mata Enny, paket kebijakan ekonomi susulan yang dikeluarkan pemerintah juga belum jelas kapan diluncurkannya. Pasar, kata dia, tetap diberikan ketidakpastian. Menurut Enny, paket kebijakan ekonomi tahap pertama seharusnya menjadi paket kebijakan yang konkret. Pasalnya, pasar pasti akan merespons paket kebijakan itu dengan positif meski sedikit.
Sayangnya, ucap Enny, pemerintah malah mengeluarkan paket kebijakan yang sangat banyak dengan cakupan yang luas, tetapi tidak riil untuk diterapkan. Akibatnya, kepercayaan pasar pun menurun karena tak sesuai ekspektasi.
"Harusnya konkret dulu, ini malah lebar sekali, sementara konkretnya enggak ada," kata dia.
 
·                          Kalimat – kalimat yang ditebalkan pada berita di atas merupakan pernyataan evaluatif. Pernyataan evaluatif merupakan pernyataan yang mengandung opini atau penilaian objektif dari seseorang. Pada berita tersebut jelas, kalimat – kalimat bercetak tebal merupakan penilaian dari seseorang terhadap kondisi ekonomi Indonesia.
 
Berita 3
 
JAKARTA,KOMPAS.com - PT Bank MNC Internasional Tbk atau biasa disebut MNC Bank telah merumahkan atau melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 120 pegawai dan menutup 30 kantor cabang di seluruh Indonesia.
 
Presiden Direktur Bank MNC Internasional, Benny Purnomo mengatakan, langkah pemutusan hubungan kerja ini sejalan dengan kondisi ekonomi Indonesia yang sedang melemah.
 
"Kami menutup cabang sekitar 30 di seluruh Indonesia dengan fokusnya ke mikro, karena kami ingin fokus ke infrastruktur pada Desember 2014," ujar Benny di Gedung MNC, Jakarta Pusat, Jumat (25/09/15).
 
 
Dia membantah pengurangan karyawan ada kaitannya dengan perlambatan ekonomi, tapi perusahaan ingin mengakselerasi pelayanan melalui teknologi."Karena ke depan klik (era teknologi) lebih bagus, bagaimana klik bisa di akselerasi," jelas dia.Benny menambahkan, saat ini perusahaan milik Hary Tanoe ini mempunyai tiga fokus bisnis utama yakni commercial, mikro dan consumer.
 
·                    Kalimat bercetak tebal di atas merupakan pernyataan empiris. Pernyataan empiris merupakan pernyataan yang mengandung fakta atau kejadian yang benar – benar terjadi biasanya didukung dengan adanya pernyataan yang menyatakan lokasi dan juga waktu suatu kejadian terjadi. Kejadian penutupan 30 kantor cabang dan pemutusan hak kerja pegawai memang benar terjadi dan benar adanya karena suatu alasan tertentu. Salah satu hal yang mendukung bahwa kalimat tersebut berupa fakta adalah ada pernyataan jelas mengenai jumlah kantor cabang yang ditutup dan juga jumlah pegawai yang di-PHK.
Pertemuan Ke-enam

1. Apakah hal – hal penting (konsep, pemikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan
 
ini?
 
Answer :
 
Paragraf deduksi adalah kalimat yang kesimpulannya terdapat di awal paragraf.
 
Kalimat yang berada di awal adalah inti dari paragraf tersebut sementara kalimat
 
yang lainnya hanya sebagai penjelas. Paragraf Induksi adalah paragraph yang
 
intinya terdapat di akhir atau kalimat terakhir.
 
2. Apakah hal – hal menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa dan mengapa?
 
Answer :
 
Sebagai mahasiswa penting untuk mengetahui jenis-jenis paragraf. Kita harus bisa
 
menganalisa di mana letak inti paragraph. Hal ini tentu saja agar kita dapat
 
mencerna isi paragraf. Seorang mahasiswa harus bisa mengetahui mana yang
 
kalimat penjelas dan mana yang kalimat inti.