Minggu, 06 Desember 2015

MATA NAJWA - PARA PENANTANG AHOK

Gendis Novidar Fabianti
00000008444
Tayangan Mata Najwa pada tanggal 7 Oktober 2015 mengangkat tema mengenai penantang Ahok. Pada tayangan tersebut terdapat kesesatan yang di lakukan oleh Najwa Shihab. Kesesatan tersebut adalah Ad Hominem. Kesesatan ini terlihat pada saat Najwa Shihab memberikan pertanyaan yang lebih banyak serta menjatuhkan kepada pihak penantang Ahok serta lawan Ahok. Tetapi kepada pihak kawan Ahok, Najwa Shihab lebih memberikan pertanyaan yang ringan dan tidak menjatuhkan.
Seperti pernyataan yang Najwa Shihab tanyakan kepada Bursah Zarnubi “Apa dasar Bapak menuding sahabat Ahok?”.
 Berdasarkan pertanyaan-pertanyaaan tersebut dapat dilihat bahwa Najwa Shihab secara implisit mengemukkakan argumen yang menjatuhkan serta menghina lawan bicara yang dalam hal ini adalah lawan Ahok dan penantang Ahok. Sehingga masyarakat mengarahkan pikiran serta perhatiannya kepada kejelekan serta kelemahan  para penantang Ahok. Penghinaan yang dilakukan Najwa Shihab tidak dilakukan secara verbal namun dilakukan dengan cara mendiskreditkan argumen para penantang Ahok dan lawan Ahok. Atau dengan kata lain dengan cara berusaha menjelekkan atau memperlemah kewibawaan para penantang Ahok dan lawan Ahok dengan menyinggung keadaan-keadaan tertentu yang mempengaruhi jawaban para penantang Ahok dan lawan Ahok.
Kesesatan lainnya yang terjadi pada tayangan Mata Najwa pada tanggal 7 Oktober 2015 dilakukan oleh lawan Ahok yang diwakilkan oleh Bursah Zarnubi. Pada pernyataan Bursah Zarnubi terdapat kesesatan Ad Hominem Tu Queque yaitu pada saat beliau mengkritik kepemimpinan Ahok serta cara bertindak Ahok. Bursah Zarnubi mengatakan bahwa pada masa kepemimpinan Ahok, beliau sering  melontarkan kata-kata yang kasar.  Namun, pada pernyataan yang Bursah Zarnubi katakan selanjutnya juga mengandung kata-kata yang kasar.
“ Saya kecewa betul dengan Kompas Tv, dia pamer cara Ahok bilang tai-tai. Memang dia menghina DPRD” tutur Bursah Zarnubi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar