Stephanie Victoria Rahadi – 00000008690
Di dalam tersebut terdapat kesesatan. Di dalam acara Mata
Najwa yang bertopik menentang Ahok tersebut Najwa cenderung mendukung Ahok.
Sehingga Najwa sering melontarkan beberapa pertanyaan kepada para bintang tamu
yang menentang Ahok. Pertanyaan tersebut membuat para penentang Ahok bingung
menjawab pertanyaan. Najwa juga lebih memaksakan sebuah pertanyaan agar
dijawab. Bahwa Najwa mendukung Ahok juga dapat dilihat dari ketika Najwa
menayakan pertanyaan kepada teman Ahok, Najwa langsung mengiyakan. Tetapi ketika
kepada lawan Ahok, Najwa menanyakan nya berkali – kali. Seharusnya Najwa dapat
bersikap netral walaupun mungkin iya mendukung Ahok.
Di dalam acara tersebut juga terdapat kesesatan. Salah satu
kesesatan nya adalah kesesatan Argumentum ad Ignorantiam. Argumen ini dilkukan
ketika seseorang mengacu kepada ketidaktahuan untuk memenagkan perkara. Para
penentang Ahok berkata bahwa cara kerja Ahok adalah cara kerja yang lambat.
Alasan mereka untuk menentang Ahok sebenernya kurang pas. Karena mereka tidak
melihat cara kerja Ahok di belakang. Mereka hanya mengomentari cara kerja Ahok
yang terlihat saja, tetapi cara kerja Ahok yang tidak terlihat di media massa
mereka tidak tahu.
Najwa juga melakukan kesesatan Hominem dalam acara tersebut.
Hominem adalah kesesatan merendahkan pribadi suatu orang. Kesesatan itu dapat
dilihat dari ketika Najwa melontarkan pertanyaan “siapkah anda menggantikan
Ahok?” kepada Fraksi Gerindra, dan Muhammad Sanusin. Lalu, mereka menjawab
“siap”. Najwa langsung hanya tersenyum. Sikap Najwa tersebut merendahkan
pribadi Fraksi Gerindra dan Muhammad Sanusin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar