Nama : Vimala Putri Sadewa
Nim : 00000008702
Seorang pembawa acara atau moderator sudah seharusnya
bersikap netral dan tidak mendukung atau pun menyerang suatu pihak. Najwa sudah
terkenal sebagai seorang yang bisa membawa acara dengan sangat baik dan tegas.
Namun, pada acaranya di episode kali ini Najwa terkadang terlihat cenderung
lebih mendukung Ahok.
Dan sangat terlihat sekali pada saat pertanyaan “siapkah menggantikan Ahok” kepada Muhammad Sanusin, Fraksi Gerindra. Kemudian, Sanusin menjawab siap ,dan Najwa langsung tertawa. Sehingga hal tersebut terlihat seperti merendahkan dan menyebabkan kesesatan Hominem yaitu merendahkan pribadi satu pihak.
Lalu, dari pihak penantang Ahok ,yaitu lawan ahok , Bursa Zanudi. Beliau telah melakukan kesesatan ambiguitas pembagian ,yaitu menganggap apa yang berlaku pada suatu kelompok berlaku ke kelompok lain. Hal ini bisa kita lihat pada saat Bursa Zanudi bersikeras menganggap bahwa “Teman Ahok” adalah kelompok yang dibayar oleh Ahok dan bukanlah relawan.
Pada saat bagian teman ahok vs lawan ahok juga Najwa terlihat lebih mendukung teman Ahok dan menyerang lawan Ahok. Hal ini bisa dilihat dari pada saat setiap Teman Ahok menjelaskan ,Najwa langsung percaya begitu saja. Sedangkan pada saat lawan Ahok menjelaskan ,Najwa terlihat beberapa kali menyerang dengan beberapa pertanyaan yang menyudutkan Bursa Zanudi. Padahal ,sebagai seorang pembawa acara Najwa seharusnya lebih bersikap netral dan tidak memihak pihak manapun.
Dan sangat terlihat sekali pada saat pertanyaan “siapkah menggantikan Ahok” kepada Muhammad Sanusin, Fraksi Gerindra. Kemudian, Sanusin menjawab siap ,dan Najwa langsung tertawa. Sehingga hal tersebut terlihat seperti merendahkan dan menyebabkan kesesatan Hominem yaitu merendahkan pribadi satu pihak.
Lalu, dari pihak penantang Ahok ,yaitu lawan ahok , Bursa Zanudi. Beliau telah melakukan kesesatan ambiguitas pembagian ,yaitu menganggap apa yang berlaku pada suatu kelompok berlaku ke kelompok lain. Hal ini bisa kita lihat pada saat Bursa Zanudi bersikeras menganggap bahwa “Teman Ahok” adalah kelompok yang dibayar oleh Ahok dan bukanlah relawan.
Pada saat bagian teman ahok vs lawan ahok juga Najwa terlihat lebih mendukung teman Ahok dan menyerang lawan Ahok. Hal ini bisa dilihat dari pada saat setiap Teman Ahok menjelaskan ,Najwa langsung percaya begitu saja. Sedangkan pada saat lawan Ahok menjelaskan ,Najwa terlihat beberapa kali menyerang dengan beberapa pertanyaan yang menyudutkan Bursa Zanudi. Padahal ,sebagai seorang pembawa acara Najwa seharusnya lebih bersikap netral dan tidak memihak pihak manapun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar