Minggu, 06 Desember 2015

Mata Najwa – Para Penantang Ahok

Mega Priliani Sanjaya
00000008768

            Acara Mata Najwa ini membahas tentang Ahok selaku Gubernur DKI Jakarta dengan para penantangnya dan juga kawannya. Untuk mendukung acara ini berjalan lancar, acara Mata Najwa ini mengundang beberapa pihak seperti Adhyaksa Dault, Bursah Zamubi dan juga Mohammad Sanusi. Didalam acara ini pula saya melihat adanya kesesatan dalam tutur kata mereka. Baik Adhyaksa maupun Najwa selaku pembawa acara. Kesesatan tersebut adalah Ad Hominem.
            Dapat dikatakan Ad Hominem karena dapat kita lihat sebelumnya, Adhyaksa yang tidak terlalu menyetujui Ahok sebagai Gubernur kecuali jika ia mengganti agamanya menjadi agama Islam. Ia membuat pernyataan bahwa lebih baik yang menjadi seorang Gubernur adalah seorang yang beragama Islam atau pribumi sedangkan Ahok bukan.

            Kesesatan lainnya juga ditemukan dari Najwa sendiri. masih dengan bersifat kesesatan Ad Hominem, Najwa melakukan kesalahan dengan terus mendorong dan seakan memaksa Adhyaksa untuk menjawab pertanyaannya. Selain itu juga, ia terlihat sering memotong pembicaraan Adhyaksa ketika ia  menjawab pertanyaan Najwa dan menekan Adhyaksa untuk hanya menjawab secara singkat dan jelas pertanyaan yang ia ajukan. Sebenarnya, ia sebagai pembawa acara tidak boleh melakukan hal seperti itu, karena jika memotong dan terlihat terlalu mendorong orang dengan pertanyaannya, akan terlihat kurang sopan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar