Ratu Assyifa Khairunnisa
00000008517 / Ilkom A
BERFIKIR KRITIS
1. Hal-hal penting yang saya pelajari pada pertemuan kali ini adalah saya dapat mengetahui bagaimana cara membangun diri kita untuk bisa berpikir kritis. Kita juga mempelajari bagaimana membedakan kalimat pernyataan dan kalimat perintah.
2. Berpikir kritis. Kita harus mengetahui cara membedakan kalimat pernyataan dan kalimat perintah. Karena kita tidak dapat membedakannya kita akan selalu slah dalam mengartikannya. Saya juga belajar membedakan kalimat logis dan kalimat masuk akal. Kalimat masuk akal adalah kalimat yang berhubungan dengan panca indera. Kalimat logis adalah kalimat yang berhubungan dengan sesuatu yang memiliki hukum tersendiri. Dan ada juga kalimat pernyataan dan kalimat argumen. Pernyataan berhubungan dengan benar atau salah, dan memiliki makna yang logis dan bermakna. Argumen berhubungan dengan masih adanya asumsi yang masih bisa diperdebatkan.
Perbedannya :
1. Valen, tolong bukakan jendela itu. (Kalimat Perintah)
2. Saya mendengarkan lagu kesukaan saya melalui radio. (Kalimat Pernyataan)
URGENSI - RELEVANSI DENGAN ILMU KOMUNIKASI
1. Penting. Karena, mahasiswa adalah generasi muda, kaum intelektual. Tidak mudah menerima hal-hal yang begitu saja mudah untuk di dengar, di tangkap, dilihat. Kita pun akan menjadi pribadi yang apatis dan tidak perduli dengan lingkungan sekitar. Karena, dengan berpikir kritis akan memicu kita untuk lebih kreatif untuk membuat ide, gagasan. Baik pribadi maupun kelompok. Sehingga, dengan berpikir kritis akan lahir ide-ide baru, inovasi baru dan terus memberikan improvement atau perubahan-perubahan yang berkesinambungan dan tidak asal berpikir saja dalam artian kritis tapi tetap membangun.
2. Sebagai profesional yang baik. Maupun itu jurnalis ataupun public relation penting. Karena, untuk menjabarkan atau menggambarkan ide-ide baru yang lebih segar, kreatif, dan lebih sesuai dengan perubahan, dan dengan berpikir kreatif seseorang dengan profesi jurnal ataupun public relation itu akan lebih siap untuk berkompetisi apalagi di jaman sekarang persaingan di dunia pendidikan bisnis sangat ketat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar