Nama : Monique Oktaviannie Hartono
Nim : 00000008539
URGENSI - RELEVANSI DENGAN ILMU KOMUNIKASI
Nim : 00000008539
Pertanyaan Refleksi
Pertemuan III
1. . Apakah hal-hal penting (konsep pikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?
Pada pertemuan ketiga ini, diulas mengenai bagaimana membedakan masuk akal dan logika, selain itu juga bagaimana membedakan pernyataan dan kalimat dan berbagai macam jenis pernyataan.
2. Apakah hal-hal yang menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa?
Hal yang menarik sebagai mahasiswa menurut saya adalah sekarang kami dapat membedakan berbagai macam penyataan dan menggunakan logika untuk meneliti pernyataan tersebut
Pertemuan IV
1. Apakah hal-hal penting (konsep pikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?
Pada pertemuan keempat ini, yang diulas adalah membedakan pernyataan secara analytic,
empiris, evaluative secara lebih mendalam dan detail.
2. Apakah hal-hal yang menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa?
Hal yang menarik sebagai mahasiswa menurut saya adalah sekarang kami dapat membedakan
pernyataan-pernyataan secara lebih jelas dan mengklasifikasikannya ke dalam pernyataan
empiris, analytic, maupun evaluative.
Pertemuan V
1. Apakah hal-hal penting (konsep pikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?
Pada pertemuan kelima ini, hal-hal yang diulas adalah bagaimana cara berpikir kritis
menggunakan 8 metode yang ada
2. Apakah hal-hal yang menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa?
Hal yang menarik sebagai mahasiswa menurut saya adalah kami dapat mengidentifikasi sebuah
berita dan dapat mengkritisinya dengan benar.
URGENSI - RELEVANSI DENGAN ILMU KOMUNIKASI
1Apa urgensinya bagi mahasiswa ilmu komunikasi untuk belajar berpikir kritis dan kreatif?
Urgensi bagi mahasiswa ilmu komunikasi untuk belajar berpikir kritis dan kreatif tidak lain karena ilmu komunikasi berhubungan erat dengan logika dan fakta. Sebuah masalah yang ada dapat diselesaikan menggunakan logika. Sebagai mahasiswa ilmu komunikasi kami juga harus dapat berpikir kreatif untuk menarik perhatian pendengar sehingga berita yang kami sampaikan dapat tertuju dengan jelas kepada pendengar. Berpikir secara kritis dan kreatif sangatlah penting karena semua masalah dapat dijelaskan secara kritis dan dapat disampaikan dengan kreatif.
2. Apa relevansinya antara kemampuan berpikir kritis dan kreatif dengan profesi dalam ilmu komunikasi seperti journalist atau public relation?
Relevansi antara berpikir kritis dan kreatif dengan profesi ilmu komunikasi adalah bagaimana profesi tersebut menilai atau memandang sebuah masalah. Seperti seorang jurnalis, seorang jurnalis diperluka berpikir kritis karena dalam menanggapi sebuah masalah harus dapat dijelaskan dengan logika dan fakta yang ada dan seorang jurnalis haruslah berpikir kreatif dalam menyampaikan sebuah pesan kepada pembaca atau pendengar. Sedangkan seorang public relation juga sangatlah penting untuk berpikir kritis karena untuk memenuhi kebutuhan klien seorang pulic relation harus berpikir secara jernih dan dapat ditangkap logika. Selain itu juga harus dapat disampaikan secara unik, kreatid, dan berbeda dari yang lain.
Pernyataan Empiris merupakan pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya dengan adanya bukti atau fakta.
Contohnya:
Seperti foto yang dikirimkan Citra ke pasangmata.com. Kabut tebal terlihat di langit Ibu Kota, di
kawasan Slipi, Jakarta Barat.
Pernyataan Analytic merupakan pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya denngan melihat arti
dari kata atau frasa itu sendiri.
Contohnya:
Daftar cedera Barcelona bertambah dengan tumbangnya Lionel Messi. Penyerang asal Argentina
itu mengalami cedera lutut yang akan membuatnya menepi 7-8 pekan.
Pernyataan Evaluatif merupakan pernyataan berupa opini.
Contohnya:
Lebih lanjut lagi, Marcelo mengatakan bahwa Madrid sudah berupaya semaksimal mungkin
untuk mengalahkan Malaga, tapi usaha mereka tak membuahkan hasil.
Tugas Analisa Berita
Contohnya:
Seperti foto yang dikirimkan Citra ke pasangmata.com. Kabut tebal terlihat di langit Ibu Kota, di
kawasan Slipi, Jakarta Barat.
Pernyataan Analytic merupakan pernyataan yang dapat dibuktikan kebenarannya denngan melihat arti
dari kata atau frasa itu sendiri.
Contohnya:
Daftar cedera Barcelona bertambah dengan tumbangnya Lionel Messi. Penyerang asal Argentina
itu mengalami cedera lutut yang akan membuatnya menepi 7-8 pekan.
Pernyataan Evaluatif merupakan pernyataan berupa opini.
Contohnya:
Lebih lanjut lagi, Marcelo mengatakan bahwa Madrid sudah berupaya semaksimal mungkin
untuk mengalahkan Malaga, tapi usaha mereka tak membuahkan hasil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar