Andrew Pratama Halim
00000008762
Pertemuan I
Pertanyaan
1. Apakah hal hal penting (konsep, pemikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan
ini?
2. Apakah hal hal yang menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa dan kenapa?
Jawaban
1. hal penting yang diulas dalam pertemuan hari senin tanggal 31 Agustus 2015 adalah
cara kita berpikir secara kreatif dan kritis. Konsep yang diterapkan meliputi 6 cara, yaitu
remembering, understanding, applying, analyzing, evaluating dan creating.
Remembering berarti kita tahu atau mengetahui apa yang kita akan pelajari.
Understanding kita faham apakah konteks yang ada didalam pelajaran kita tersebut.
Lalu applying, kita menerapkannya sesuai dengan konteks yang ada. Keempat ada
analyzing, kita mengevaluasi kembali pengetahuan kita apakah sesuai dengan realita
apa tidak. Lalu evaluating, kita menilai apakah pengetahuan yang kita dapatkan dan
sudah kita analisa menjadi benar benar siap untuk kita olah lebih lanjut. Dan terakhir
adalah creating, kita mengolah pengetahuan kita menjadi pengetahuan baru atau
mendalami pengetahuan tersebut lebih lagi. Cara kita berfikir secara kritis berarti kita
tidak menerima mentah mentah pengetahuan yang ada. Melainkan kita cerna dahulu,
dengan cara itu kita secara tak langsung akan memikirkan apa yang terjadi bila kita
menerima pengetahuan tersebut, bisa terjadi 1, 2 atau lebih kemungkinan yang terjadi.
Kita harus bisa berfikir secara cermat, sehingga dapat mengambil keputusan yang baik
dan penuh dengan pertimbangan. Lalu berfikir secara kreatif adalah bagaimana cara kita
menemukan ide ide baru dari suatu pengetahuan. Kita menemukan hal yang unik, hal
yang diluar pikiran orang lain dalam memecahkan suatu permasalahan.
2. Hal hal yang menarik bagi saya sebagai mahasiswa adalah jadwal kuliahnya yang tak
padat setiap harinya layaknya seorang murid, ada waktu waktu kosongnya, walaupun
kadang terlalu panjang waktu kosongnya. Lalu tersedia berbagai kegiatan mahasiswa
(UKM) yang jauh lebih bervariasi sehingga kita bisa mencoba hal hal baru dan menekuni
bidang yang kita suka. Lalu ada banyak organisasi untuk kita sebagai mahasiswa. Setiap
jurusan minimal ada 1 organisasi, lalu ada beberapa organisasi gabungan seluruh
jurusan. Dan yang penting untuk saya sebagai mahasiswa bukanlah hanya untuk sekedar
mendapat gelar sarjana, melainkan bagaimana kita dapat menjalin hubungan dengan
orang lain disekitar kita, menjaga relativitas, sehingga dimasa depan kita akan mudah
mencari pekerjaan karena relasi kita yang banyak.
Pertemuan II
Pertanyaan
1. Apakah
hal hal penting (konsep, pemikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?
2. Apakah
hal hal yang menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa dan kenapa?
Jawaban
1. hal
penting yang diulas dalam pertemuan hari senin tanggal 7 September 2015 adalah bagaimana cara kita
mengkritisi suatu berita. Bagaimana kita berpikir lebih jauh akan suatu
informasi. Kita tidak bisa menerima mentah mentah saja informasi yang ada. Kita
harus berfikir secara kritis. Memikirkan segala kemungkinan dan kejadian yang
akan terjadi. Pada pertemuan kali ini kami juga membahas tentang seorang
petugas keamanan dan bosnya untuk menentukan siapa yang berpikir kritis siapa
yang tidak. Diketahui bahwa kedua duanya memang berpikir secara kritis namun
hanyalah setengah setengah, sehingga mereka berdua masih terbawa oleh emosi
mereka masing masing.
2. Hal
hal yang menarik bagi saya sebagai mahasiswa adalah ternyata cara kita berpikir sebagai mahasiswa itu
ga se-simple kita pas waktu sma loh. Kita harus mampu memecahkan solusi sendiri
karena kita sudah mulai lebih mandiri lagi. Kita juga harus memiliki helicopter
view atau pandangan luas akan semua keadaan yang ada disekitar kita, sehingga
kita mampu menganalisis permasalahan dan berpikir kritis sebelum bertindak.
PERTEMUAN KE-TIGA
Pertanyaan
1. 1.Apakah hal hal penting (konsep, pemikiran, pemahaman) yang diulas
dalam pertemuan ini?
2. 2.Apakah hal hal yang menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa
dan kenapa?
Jawaban
1. 1.Hal yang saya
pelajari pada pertemuan 14 september 2015 adalah kepentingan berpikir kritis
dan kreatif bagi kita mahasiswa. Mengapa kita harus berpikir kritis dan
kreatif? Agar kita tidak mudah tertipu orang lain dan dapat mengetahui
kebenaran yang ada. Kita juga mampu memecahkan masalah secara logis dan dapat
berargumen dengan baik kepada orang lain. Pada pertemuan ini juga membahas
bahwa kita sebagai kaum terpelajar. Sehingga membuat kita mahasiswa untuk
menjadi lebih aktif lagi dalam berpikir sehingga mampu berargumen,
menganalisis, memverifikasi, serta pada akhirnya membuat sintesa yang
bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
2. 2. Hal menarik
bagi saya sebagai mahasiswa adalah ternyata pola pikir kita sudah jauh berbeda
dengan pada masa masa saat sekolah. Kita tidak bisa menerima begitu saja
informasi dari luar secara sembarangan. Ruang lingkup pergaulan dunia
perkuliahan sangatlah besar. Jika kita tidak mampu bersaing dengan dunia luar,
kita akan jauh ketinggalan dan tak bisa maju. Untuk bisa bersaing dengan dunia
luar, berpikir kritis dan kreatif adalah salah satu cara efektif yang wajib
dimiliki mahasiswa untuk bisa lebih maju dari orang lain disekitarnya.
URGENSI - RELEVANSI DENGAN ILMU KOMUNIKASI
1.
Apa
urgensinya bagi mahasiswa ilmu komunikasi untuk belajar berpikir kritis dan
kreatif?
Urgensinya bagi
mahasiswa ilmu komunikasi adalah berpikir kritis dan kreatifdapat menjadi salah
satu modal utama bagi mahasiswa ilmu komunikasi untuk berkarir nanti. Dengan
berpikir kritis dan kreatif mereka tak akan mudah untuk tertpu dan mampu
membawa mereka kedalam keuntungan pekerjaan mereka serta mampu memecahkan
masalah mereka sendiri.
2.
Apa
relevansinya anatar kemampuan berpikir kritis dan kreatif dengan profesi dalam
ilmu komunikasi seperti jurnalist atau public relation?
Relevansi bagi mahasiswa
ilmu komunikasi adalah ketika mahasiswa ilmu komunikasi yang saat ingin mencari
pekerjaan nanti mayoritas berhubungan dengan orang banyak. Jurnalistik mencari
data dan informasi dari berbagai narasumber. Public relation akan banyak
berinteraksi dengan banyak perusahaan lain untuk mendukung perusahaan mereka.
Dengan adanya kemampuan berpikir kritis bagi mahasiswa ilmu komunikasi, diharapkan
mereka saat bekerja nanti baik di bidang jurnalistik ataupun public relation
tidak mudah tertipu dengan orang lain. Mereka dapat mengambil kesimpulan
terdahulu sehingga mereka tidak akan terjebak dengan orang lain dan membawa
mereka pada keuntungan bersama. Tidak mudah percaya kepada orang lain, namun
menganalisis terdahulu apakah data yang mereka terima sudah pasti benar dan
akurat. Dan diharapkan mahasiswa berpikir kreatif agar mereka dapat menemukan
solusi secara tersendiri sehingga mereka menjadi mandiri dan menciptakan hal
baru dalam suatu permasalahan.
Pertemuan IV
Pertemuan IV
1.
Apakah hal hal penting (konsep, pemikiran,
pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?
2.
Apakah hal hal yang menarik dan penting
bagi anda sebagai mahasiswa dan kenapa?
Jawaban
1.
Hal yang saya pelajari pada pertemuan 21
september 2015 adalah lebih detail lagi perbedaan antara kalimat pernyataan.
Saya mempelajari 3 jenis pernyataan, yaitu empiris, analitik, dan perspektif.
Pernyataan empiris merupakan pernyataan yang diteliti dahulu kebenarannya,
analitik merupakan pernyataan yang mutlak dan sudah dianggap benar, dan
perspektif merupakan pernyataan berdasarkan banyak pandangan orang lain. Dengan
memahami pernyataan seperti ini, kami juga diajarkan untuk menentukan sebuah
berita apakah termasuk dalam pernyataan empiris, analitik, ataupun perspektif.
2. Hal
menarik bagi saya sebagai mahasiswa adalah dalam dunia komunikasi, kita sebagai
mahasiswa harus memiliki pandangan yang berbeda beda. Kita melihat jauh akan
informasi akan kebenaran yang belum pasti, dan memahami betul informasi yang
1. Ups! Makanan yang
Sudah Jatuh Kurang dari 5 Detik Aman Dimakan?
Makanan jatuh ke lantai
bisa tercemar kuman. Tetapi belum 5 detik, makan masih aman dikonsumsi.
Benarkah hal ini? 'Aturan 5 detik' meyakini bahwa makanan yang belum lama jatuh
masih aman dikonsumsi. Hal in karena kuman atau bakteri tidak mampu mencemari
makanan dalam waktu singkat. Namun, benarkah anggapan ini?
Dikutip dari : http://food.detik.com/read/2015/09/21/120131/3024225/900/ups-makanan-yang-sudah-jatuh-kurang-dari-5-detik-aman-dimakan
(contoh berita perspektif)
2. Masker Putih Telur Bisa Cegah Jerawat Hingga Lembabkan
Wajah
Putih telur sangat
kaya khasiat. Selain memberi asupan nutrisi tubuh tapi juga untuk kencantikan
kulit. Masker tak harus mahal. Anda dapat meracik masker sendiri dari
bahan-bahan alami, salah satunya putih telur. Anda cukup memisahkan putih dari
kuning telur, kemudian oleskan pada wajah sekitar 10 hingga 15 menit dan bilas
hingga bersih.
Dikutip dari :
http://food.detik.com/read/2015/09/21/094334/3024016/297/masker-putih-telur-bisa-cegah-jerawat-hingga-lembabkan-wajah
(contoh berita empiris)
3. Setelah 748 Menit, Kane Akhirnya Bikin Gol
Gol pertama Harry
Kane di musim 2015-16 akhirnya terlahir. Kane mengakhiri puasa golnya untuk
membantu Tottenham Hotspur menggasak Manchester City dengan skor telak 4-1.
Menjamu City di White Hart Lane, Sabtu (26/09/2015) malam WIB, Kane mencatatkan
namanya di papan skor di menit ke-61 untuk membawa Spurs unggul 3-1. Diawali
dari eksekusi tendangan bebas Christian Eriksen yang membentur mistar, bola
pantul diteruskan Kane untuk merobek gawang lawan.
Dikutip dari : http://sport.detik.com/sepakbola/read/2015/09/26/222249/3028807/72/setelah-748-menit-kane-akhirnya-bikin-gol
(contoh berita analitik)
Pengertian pernyataan :
l Analitik : pernyataan
yang tanpa diteliti dahulu dapat diketahui kebenarannya karena dapat dibuktikan
melalui pernyataan tersebut.
l Empiris : pernyataan
yang kebenarannya masih diragukan sehingga masih dapat atau perlu dilakukan
penelitian terlebih dahulu karena informasi yang ada belum dijamin
kebenarannya.
l Perspektif : pernyataan yang
kebenarannya ada dalam banyak pandangan orang lain, atau setiap orang memiliki
pandangan yang berbeda akan pernyataan tersebut.
Pertemuan
V
3.
Apakah hal hal penting (konsep,
pemikiran, pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?
4. Apakah hal hal yang menarik dan penting bagi anda sebagai mahasiswa dan
kenapa?
Jawaban
2. Hal yang saya pelajari pada pertemuan 21 september 2015 adalah lebih
detail lagi perbedaan antara kalimat pernyataan. Saya mempelajari 3 jenis
pernyataan, yaitu empiris, analitik, dan perspektif. Pernyataan empiris
merupakan pernyataan yang diteliti dahulu kebenarannya, analitik merupakan
pernyataan yang mutlak dan sudah dianggap benar, dan perspektif merupakan
pernyataan berdasarkan banyak pandangan orang lain. Dengan memahami pernyataan
seperti ini, kami juga diajarkan untuk menentukan sebuah berita apakah termasuk
dalam pernyataan empiris, analitik, ataupun perspektif.
Hal menarik bagi
saya sebagai mahasiswa adalah dalam dunia komunikasi, kita sebagai mahasiswa
harus memiliki pandangan yang berbeda beda. Kita melihat jauh akan informasi
akan kebenaran yang belum pasti, dan memahami betul informasi yang
Pertemuan VI
1. Apakah hal hal penting (konsep, pemikiran,
pemahaman) yang diulas dalam pertemuan ini?
2. Apakah hal hal yang menarik dan penting bagi anda
sebagai mahasiswa dan kenapa?
Jawaban
1. Hal penting yang diulas dalam pertemuan 5 oktober
2015 adalah tentang argumen.
Argumen adalah suatu kesimpulan yang dibuat untuk menguatkan
suatu kesimpulan atau
pernyataan. Argumen terdiri atas konklusi dan premis.
Premis adalah asumsi yang dianggap
benar sebagai dasar pembentuk kesimpulan. Konklusi adalah
kesimpulan atau pendapat
yang telah kita dapat dari premis. Lalu argumen juga
dibagi menjadi 2, yaitu argumen
induktif dan deduktif. Argumen induktif adalah argumen
yang kesimpulannya berada di akhir
kalimat. Sedangkan argumen deduktif kesimpulannya berada
di awal kalimat. Argumen
deduktif juga dibagi menjadi 2 yaitu valid dan tidak
valid.
2. Hal menarik dan penting bagi saya sebagai mahasiswa
adalah bahwa untuk membedakan
argumen sangatlah susah. Terutama dalam membedakan
argumen yang valid dan tidak
valid. Premis yang benar semua belum tentu konklusinya
valid, begitu juga sebaliknya. Saya
belum terlalu paham akan perbedaan valid dan tidak
valid karena sedikit rumit. Namun saya
akan mencoba belajar lebih lanjut dan memahami argumen
sedetail mungkin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar