Minggu, 27 September 2015

Ratu Assyifa Khairunnisa  - 00000008517
Ilkom A
Pertayaan Refleksi
1. Hal-hal menariknya merasa senang melihat teman-teman dihukum oleh Pak Suhendra

namun merasa kasihan juga karena ada yang tidak kuat menahan jongkok. Tapi, hal itu

mengajarkan kami untuk belajar mengingat apa yang telah dipelajari di minggu sebelumnya.

2. Hal-hal pentingnya kenapa Pak Suhendra melakukan hal tersebut kepada kita karena

menurut saya Pak Suhendra melakukan hal seperti itu agar kita sebagai mahasiswa harus

lebih meningkatkan pola ingatan kita atas apa yang telah diajarkan oleh dosen. Karena

hal itu dilakukan agar kita jera dihukum sehingga kita pun belajar dari kesalahan.

Tugas Analisa Berita

1. Pernyataan  Empiris : Pernyataan yang jika benar atau salah tidak cukup hanya dengan

melihat maknanya tapi harus diteliti lebih dulu oleh panca indera.

2. Pernyataan Evaluatif : Pernyataan jika benar atau salah berasal dari opini atau pendapat

seseorang atau sekelompok orang.

Pernyataan Analitik : Pernyataan yang jika benar atau salah cukup dilihat dari makna

atau konsep pernyataan itu sendiri dan identik berasal langsung terpikir di otak.

Pelaku pembunuhan terhadap Asep Suryadi (24), petugas parkir Mal Senayan City,

ditangkap, Minggu (27/9/2015). Pelaku ditangkap oleh aparat Direktorat Reserse

Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Pernyataan ini termasuk  pernyataan analitik karena, jika ada kasus seperti ini kita identik

berpikir bahwa pelaku pembunuhan adalah pelaku yang wajib diitangkap

Sumber :

http://megapolitan.kompas.com/read/2015/09/27/20471801/Pelaku.Pembunuhan.Petugas.

Parkir.Senayan.City.Ditangkap

Memasuki tikungan 12 pada lap kedua, Marquez tergelincir dan terjatuh. Pebalap Repsol

Honda tersebut berusaha mendorong motornya, tetapi mesinnya sudah mati. Balapan

Marquez pun berakhir.

Pernyataan ini termasuk pernyataan empiris karena, jika ada kasus seperti ini sang penulis

melihat kejadian secara langsung sehingga pernyataan ini termasuk pernyataan empiris.

Sumber :

http://olahraga.kompas.com/read/2015/09/27/19494081/Lorenzo.Menang.dan.Makin.Dekat.dengan.R

ossi\

Saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (25/9/2015), Muradi menyebut apa yang

dilakukan Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil pada kepemimpinannya, baru mengejar

'kesenangan' belaka seperti taman dan lainnya sehingga beberapa hal dasar masih belum

tersentuh.

Pernyataan ini termasuk pernyataan evaluatif karena, itu hanya diambil berdasarkan sudut

pandang dirinya sendiri. Padahal pada kenyataannya Ridwan Kamil telah banyak

melakukan perubahan-perubahan di Bandung.

Sumber :

http://regional.kompas.com/read/2015/09/26/00384001/Persoalan.Utama.Bandung.Dinilai.Belum.Ter

penuhi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar